Social Icons

Selamat Datang Di www.duniarockmetal.blogspot.com. Jika Ada File Yang Mati Silahkan HUB Fans Page Kami. TERIMA KASIH \m/^_^\m/

Featured Posts

.

Saturday, 13 February 2016

Album Baru Dream Theater Selesai Pada 2016


Dream Theater. Facebook/Dream Theater
Pada awal 2014 lalu, John Petrucci, gitaris Dream Theater mengungkapkan rencana pembuatan album studio ke-13 milik grup rock progresif asal Amerika Serikat tersebut. Ia sempat menyatakan bahwa proses pembuatan album sudah berlangsung sejak Februari tahun ini. Namun, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut mengenai album tersebut.
Hingga pada beberapa waktu lalu, Petrucci dan James Le Brie (vokalis Dream Theater) diwawancarai oleh ARTE di sela-sela  perhelatan Wacken Open Air Festival yang berlangsung di Jerman. “Kami sudah masuk studio sejak Januari lalu. Akan tetapi jadwal tur rupanya cukup menyita waktu kami di studio sehingga kami juga mengerjakan sebagian materi album ini selama di perjalanan,” ujar Petrucci dilansir Blabbermouth.
“Bahkan kami sangat sibuk mengerjakan beberapa lagu saat berada di kamar hotel. Namun, semuanya berjalan lancar. Kemungkinan album ini akan keluar tahun depan (2016),” lanjut Petrucci.
Seperti dilansir situs resmi Dream Theater,  mereka memang disibukkan dengan jadwal  manggung di beberapa kota di Eropa hingga beberapa bulan ke depan. Band beranggotakan John Petrucci (gitar), James LeBrie (vokal), John Myung (bass), Jordan Rudes (keyboard) dan Mike Mangini (drum) ini telah terbentuk sejak 1985 silam, itu berarti tahun ini menjadi 30 tahun kebersamaan mereka bernaung di bawah Dream Theater.

Menanggapi hal tersebut Petrucci dan LaBrie mengakui kebersamaan mereka di dalam Dream Theater merupakan perjalanan yang  panjang dan mengesankan.
“Menakjubkan. Tidak banyak band yang dapat mempertahankan kebersamaanya selama itu. Namun, kami merasa belum memiliki sebuah hal yang patut disebut ‘terbaik’. Oleh karena itu kami masih harus membuat sesuatu yang istimewa,” ujar Petrucci. 
“Saya dan John (Myung) telah bermain bersama selama 12 hingga 13 tahun lamanya, dan sampai saat ini saya masih berada di satu panggung yang sama dengannya, melihat ia bermain bass di seberang panggung dan itu sangat menakjubkan,” lanjut Petrucci.
Sementara LaBrie mengaku bersyukur dengan 30 tahun kebersamaan Dream Theater. “Fakta bahwa kami masih berada di dalam satu band dan terus berkembang dengan menciptakan musik sungguh luar biasa. Ditambah dengan melihat para pengemar kami ikut berkembang, rasanya itu merupakan suatu hal yang patut disyukuri,” ujar LaBrie.

Saturday, 5 September 2015

.5: THE GRAY CHAPTER', Album Baru Slipknot Yang Ganas



.5: THE GRAY CHAPTER, jaminan musik yang lebih liar dan ganas dari Slipknot ©www.slipknot1.com
Tanpa karya baru selama 6 tahun merupakan jangka waktu yang cukup kelam bagi sebuah band. Namun sayangnya, hal seperti itu tidak berpengaruh sama sekali pada Slipknot.
Sepeninggal sang bassist, Paul Gray, memang membuat Slipknot mengalami situasi yang cukup sulit. Namun pada album .5: THE GRAY CHAPTER, musikalitas Slipknot justru semakin jauh lebih tinggi dari sebelumnya.
Cover album mereka kali ini pun cukup simpel, namun mengundang rasa penasaran para penikmat musik akan kualitas musik mereka setelah 6 tahun mati suri. Booklet, penataan lirik, dan artwork yang tersaji benar-benar apik.
6 tahun nggak jadi sesuatu yang mengerikan bagi Slipknot ©Fameflynet
6 tahun nggak jadi sesuatu yang mengerikan bagi Slipknot ©Fameflynet
Dibuka dengan track XIX, kualitas vokal Corey Taylor sukses menggambarkan bobot, intensitas, dan emosional keseluruhan track pada album ini. Tapi jangan lupa kalau Corey masih punya sajian 13 track lain yang siap membuat kamu ber-headbang di sepanjang album.
Track lain yang menjadi perhatian lebih adalah Skeptic. Dengan materi yang cukup emosional dan sentimentil, jaminan musik metal dengan intensitas 5 kali lipat pun terdengar nyaman di telinga.
Namun pada track nomor 8 kamu akan menemukan sisi emosional para anggota Slipknot. Berjudul Goodbye, lirik pada lagu ini seolah bersentuhan dengan semua kehidupan dan warna yang telah diberikan Paul Gray pada Slipknot semasa hidupnya.
.5: THE GRAY CHAPTER, jaminan musik yang lebih liar dan ganas dari Slipknot ©www.slipknot1.com
Walau album ini seolah menjadi gambaran dari Gray, .5: THE GRAY CHAPTER bukan album spesial ataupun tribute untuk sang bassist. Beberapa lagu seperti Sarcastrophe dan AOV seolah membawa kita mengingat geliat Slipknot saat distorsi dan hentakan dari musik mereka mulai mengalun.
Ya, dua lagu itu seperti mengajak kita kembali ke area moshpit yang ganas dan liar. Tapi ada sebuah track yang akan mengajak kamu membayangkan bagaimana suasana dan situasi area moshpit di masa depan.
Hentakan perkusi dan beratnya distorsi gitar pada track The Devil And I jadi sebuah track yang layak untuk kamu jadikan sebagai lagu favorit. Sederhananya, Jim Root, Mick Thomson, dan Corey Taylor sukses menghadirkan sebuah lagu yang liar, kelam, dan membuat kita sulit merasa jenuh untuk memutarnya lagi.
Intensitas musik yang nyaris menyaingi track The Devil And I juga hadir di sejumlah track lain. Mulai dari Negative One, Nomadic, Killpop, dan Custer pun sangat pantas untuk kamu masukkan dalam playlist dan dapat acungan jempol.
Secara keseluruhan, album .5: THE GRAY CHAPTER ini membawa sisi emosional Slipknot dalam bermusik yang tentu sangat dominan dibandingkan album-album sebelumnya. Bahkan, album ini pun menyajikan momen-momen para anggota Slipknot yang sangat mendalam.
Berikut tracklist lengkap album .5: THE GRAY CHAPTER:
1. XIX
2. Sarcastrophe
3. AOV
4. The Devil And I
5. Killpop
6. Skeptic
7. Lech
8. Goodbye
9. Nomadic
10. The One That Kills The Least
11. Custer
12. Be Prepared For Hell
13. The Negative One
14. If Rain Is What You Want

TOBOALI SCREAM BAND










 


Thursday, 24 April 2014

Album Keempat Suicide Silence Bukan Album Terbaik?

Album Keempat Suicide Silence Bukan Album Terbaik?
Foto Dok.www.facebook.com/suicidesilence
Suicide Silence akan merilis album baru yang diberi judul You Can't Stop bulan Juli 2014 mendatang perdana tanpa Mitch Lucker. Sang vokalis meninggal dunia 2012 lalu karena kecelakaan sepeda motor. Eddie Hermida (eks All Shall Perish-red) hadir sebagai pengganti.

Menurut laporan Metal Hammer, Gitaris Mark Heylmun mengakui album keempat mereka bukanlah yang terbaik. "Mungkin Mewakili band, dan produser Steve Evetts yang sudah mati-matian menggarap album ini, kami tidak sabar memberikan kesempatan pada Anda untuk mendengarnya. Silakan duduk dan dengarkan," jelasnya.

Meski begitu, ia mengaku bila rilisan ini bukanlah album terbaik yang pernah mereka hasilkan. "Ini memang bukan album terbaik kami. Namun ini adalah karya dimana kami mengeluarkan segala kemampuan kami," tambah Heylmun.

Perihal berkarya tanpa Lucker, Heylmun tak menampik bila dirinya merasa sangat kehilangan, "Mitch menyisakan satu lagu yang belum pernah direkam namun sudah dibuat liriknya. Judulnya sama dengan judul album ini, "You Can't Stop," tandasnya. -

JakCloth 2014 akan mendatangkan As Blood Runs Black

 
setelah Hammersonic Jakarta International Metal Festival 2014 akan ada JakCloth akan mendatangkan :
As Blood Runs Black
Wolf down
Infection

Dan Band Lokal seperti :
edane
Funky Kopral Official
POWER METAL
BURGERKILL
NOXA
TENGKORAK
RI-1
GRASS ROCK
SUCKERHEAD
and many more

SEBARKAN KAWAN \m/