Social Icons

Selamat Datang Di www.duniarockmetal.blogspot.com. Jika Ada File Yang Mati Silahkan HUB Fans Page Kami. TERIMA KASIH \m/^_^\m/
>

Featured Posts

.

Monday, 1 August 2016

Anggota Killswitch Engage dan Cannibal Corpse Membentuk Serpentine Dominion












Sebuah supergroup yang digawangi oleh gitaris Killswitch Engage, Adam Dutkiewicz, vokalis Cannibal Corpse, George "Corpsegrinder" Fisher, dan mantan drummer The Black Dahlia Murder, Shanon Lucas akhirnya mengumumkan akan merilis musiknya dalam waktu dekat. Supergroup yang mereka beri nama Serpentine Dominion ini telah mengumumkan pernyataan tersebut lewan laman Facebook miliknya.

"Adam D, George 'Corpsegrinder' Fisher, Shannon Lucas. Musik baru dan pemesanan terlebih dulu hadir pada 11 Agustus," tulis Serpentine Dominion dalam laman Facebook pada Sabtu (23/7) lalu. "Album hadir pada musim gugur ini via Metal Blade Records," tulisnya juga, sehari sebelumnya.
Pada lima tahun lalu, Dutkiewicz sempat mengungkapkan adanya proyek supergroup death metal dari ketiganya. Beberapa tahun berselang, kabar kelanjutannya tak kunjung muncul dan barulah pada tahun ini mereka mengumumkan nama band dari proyek ini dan akan segera merilis karya terbarunya.
Pada 2013 lalu, Dutkiewicz mengungkapkan bagaimana awal kemunculan proyek trio death metal ini kepada majalah Decibel, seperti dilansir Blabbermouth. "Ketika (Killswitch Engage) tur bersama Cannibal Corpse dan Black Dahlia pada (Festival Rockstar Energy Drink) Mayhem, saat itu saya bersama George dalam suatu malam, dan aku seperti "Jika saya menuliskanmu sejumlah lagu untuk dinyanyikan, apakah kamu akan melakukannya?" dan dia seperti "Tentu saja!"," ungkapnya.
Dutkiewicz juga mengatakan bahwa kelompoknya ini tidak benar-benar beraliran death metal secara penuh. Mereka akan turut memasukan beberapa elemen melodik di dalamnya, serta musiknya akan lebih cepat dan agresif daripada Killswitch. Ia juga mengakui bahwa dengan karakteristik musik seperti itu, maka Shanon lah yang pantas mengisi posisi penabuh drum dalam supergroup miliknya.
Sementara itu, pada tahun lalu Fisher juga sempat mengungkapkan bahwa vokalis Killswitch Engage, Jesse Leach turut membantunya menuliskan lirik bagi Serpentine Dominion. "Saya sebenarnya akan menulis beberapa hal (untuk band baru) pada saat itu, dan tahukah Anda? (Menulis lirik) tidak pernah menjadi pekerjaan saya, dan saat itu kami pun menuju ke bawah di mana seharusnya saya pergi ke atas (untuk menaruh vokal)."
"Dan (Adam) berkata, "Lihat, saya akan meminta Jesse untuk menuliskan beberapa hal." Maka ia menulisnya, dan saya berkata bahwa saya tidak menginginkan sesuatu yang pro-religius karena saya tidak seperti itu. Bagaimanapun, itu lebih banyak mengenai pembalasan dendam terhadap korupsi dan hal-hal seperti itu," jelas Fisher. Di Kutip dari (http://www.rollingstone.co.id)

Suicide Silence, Fleshgod Apocalypse Siap Gempur Bandung Sonic Fair 2016

http://www.rollingstone.co.id/image/2016/07/19/9e1ecc19_Suicide-Silence-by-Baldwin-Media-650.jpg

Festival musik keras besutan promotor Revision Live, Sonic Fair, akan kembali diselenggarakan pada 28 Agustus nanti di Lapangan Disjas Baros, Cimahi, Bandung. Ada pun tiga pengisi acara internasional yang siap menggempur panggung Bandung Sonic Fair 2016 adalah Suicide Silence (Amerika Serikat), Deez Nuts (Australia), dan Fleshgod Apocalypse (Italia).

Selain itu terdapat pula band-band cadas tanah air yang turut meramaikan Bandung Sonic Fair 2016. Mereka adalah Burgerkill, Seringai, Revenge The Fate, Jasad, The Sigit, Billfold, Rosemary, Humiliation, Kaluman, Beside, Tcukimay, Turtles Jr., XTAB, Gugat, Godzick, Bloody Underwear, Arjasara, Stroke, dan Hegemony of God.

Untuk penonton yang ingin menyaksikan Bandung Sonic Fair 2016 dapat membeli tiket pra-pesannya seharga Rp 35 ribu di gerai Indomaret seluruh Indonesia atau secara daring lewat situs resmi Revison Live.
Bandung Sonic Fair pertama kali diselenggarakan pada tahun lalu di tempat yang sama. Di perhelatan pertamanya, Bandung Sonic Fair juga menghadirkan nama-nama besar seperti Abigail Williams (Amerika Serikat), Rosemary, Alone At Last, Don Lego, Mesin Tempur, Taring, Revenge The Fate, EYEFEELSIX, Godless Symptoms, Lose It All, Viscral, XTAB, Asia Minor, Tragedy, Joni Death, The Sigit, hingga Koil.
Pada 2015 kemarin Sonic Fair diselenggarakan di tiga kota sekaligus yaitu Bandung, Jakarta, dan Medan. Di tahun ini Revision Live mengubah nama Medan Sonic Fair menjadi Medan Northblast 2016 yang bakal diselenggarakan pada 27 Agustus mendatang di PRSU Tapian Daya, Medan. Namun hingga berita ini diturunkan, baru nama Suicide Silence yang diumumkan bakal tampil di Medan Northblast 2016.
 Di Kutip Dari (http://www.rollingstone.co.id)

Mantan Bassist Metallica Meluncurkan Proyek Musik Akustik


Jason Newsted. Achim Raschka
Mantan bassist Metallica, Jason Newsted, beberapa waktu lalu mengumumkan proyek musik akustik terbarunya bersama Rob Tucker yang bernama Would and Steal. Mereka juga telah tampil secara perdana di Mighty Fine Guitars, California, AS. Acara ini juga disiarkan dalam Facebook Live pada Jumat (22/7) lalu.
Tak hanya menampilkan kemampuannya dalam memainkan musik akustik, Newsted turut membeberkan pernyataannya terkait proyek terbarunya ini. Dalam sejumlah pernyataanya yang dikutip oleh Blabbermouth, ia pun turut mengungkapkan alasannya meninggalkan musik metal dan memilih masuk pada musik akustik.
"Setelah tiga puluh tahun memainkan musik berat dan keliling dunia – saya telah mengelilingi dunia sekitar lima setengah kali, 55 negara – Saya telah mendaki gunung (karir) itu; tak ada lagi gunung yang bisa didaki," tutur Newsted.
"Saya tidak bisa bermain seperti Slipknot sekarang; mereka lebih berat dan cepat dari yang pernah saya impikan untuk memainkannya sekarang. Jadi inilah bagaimana saya bisa bermain, dan inilah yang akan saya lakukan seterusnya," tambahnya.
Pada 2014 lalu, Newsted membatalkan sejumlah pertunjukannya dalam proyek solonya, termasuk semua aktivitas promosinya pada album Heavy Metal Music. Ia juga mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi menggunakan seluruh jenis media sosial dan menghilang selama beberapa waktu. Ia pun sempat kembali dan bergabung bersama grup metal asal Kanada Voivod, dan tampil dalam beberapa pertunjukan.
"Apapun yang terjadi dalam studio kami adalah apa yang berusaha kami bagi kepada orang-orang dan siapapun yang peduli. Jika mereka ingin datang dan membaginya, itu keren. Dan jika mereka tidak mau, dan mereka hanya suka metal dan hanya mendengarkan metal, maka damailah, dan kekuatan lebih untukmu. Saya melakukan ini, dan inilah yang baik bagi saya. Dan saya harap semua orang memutuskan apa yang baik bagi diri mereka," ungkap Newsted terkait perubahan arah musiknya.
Would and Steal juga dikabarkan akan kembali tampil pada konser amal untuk Little Kids Rock di Mighty Fine Guitars, California pada 5 dan 6 Agustus mendatang. Newsted sendiri telah hengkang dari Metallica sejak 2001 dan digantikan oleh Robert Trujillo. Pada 2009 ia pun kembali dimunculkan bersama Metallica dalam perhelatan Rock and Roll Hall of Fame. Di Kutip Dari (http://www.rollingstone.co.id)

Ekspresi Musik Lebih Lantang di Soundrenaline 2016


Tidak banyak festival musik di Indonesia yang mampu bertahan lebih dari satu dekade, Soundrenaline adalah satu yang spesial di antaranya. Tercatat festival musik terbesar di Indonesia ini sudah berjalan selama empat belas tahun. Sejak 2015, Soundrenaline telah memperkenalkan format barunya. Festival musik ini berjalan dua hari dan menampilkan lebih banyak variasi acara.

Soundrenaline 2016 bertema Louder Than Ever di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali pada 3-4 September. Menampilkan line-up musisi dari berbagai genre, mulai dari Sheila On 7, Tulus, Efek Rumah Kaca sampai dengan DJ Dipha Barus. Selain musik, Soundrenaline juga memiliki berbagai aktivitas beraneka ragam seperti games, marketplace, sampai dengan pameran seni.
Tahun ini keberagaman genre musisi, mulai dari yang mainstream sampai sidestream menjadi andalan Soundrenaline. Selain Sheila On 7, nama Maliq & D"Essentials, Isyana Sarasvati, Kotak, Naif, J-Rocks dan RAN yang mewakili mainstream akan bahu membahu memberikan atmosfer menyenangkan dengan para nama besar di ranah sidestream seperti Efek Rumah Kaca, Mocca, Goodnight Electric, Elephant Kind, Tulus sampai Steven Jam. Berbagai jenis musik akan dengan mudah ditemui di acara ini.


Lokasi Garuda Wisnu Kencana dengan lanskap yang menakjubkan berupa perpaduan buatan manusia dan alam ciptaan Tuhan pun menjadi highlight pergelaran tahun ini. Panggung Soundrenaline yang mempunyai keunikan tersendiri, tata cahaya yang gemilang dan audio yang menggelegar akan sangat cocok bersanding dengan lokasi yang eksotis untuk menyemarakkan acara musik terbesar di Indonesia ini. Foto-foto yang tertera di situs soundrenaline.co.id mengenai acara tahun lalu yang digelar di tempat serupa bisa membuktikannya bagi yang masih penasaran.


Tidak hanya musik yang menjadi perhatian utama Sondrenaline tahun ini. Aktivitas lain seperti marketplace, art exhibition oleh finalis Go Ahead Challenge dan games akan menjadi alternatif bagi mereka yang bukan hanya ingin mendapatkan pertunjukan musik. Belum lagi kolaborasi dengan individu dan komunitas seperti Kopi Keliling, Nikita Dompas, dan Localbrands.id menambah menarik acara musik terlama di Indonesia ini. Situs soundrenaline.co.id bisa menjadi tujuan untuk siapa pun yang ingin mendapatkan info lebih lanjut.


Dengan segala program yang disuguhkan, Soundrenaline menginspirasi semua orang untuk mengekspresikan diri. Acara ini pun mendorong musisi dan pelaku kreatif untuk mencapai kancah yang lebih besar. Bukan hanya acara musik, tetapi menjadi pengalaman unik yang tidak akan terlupakan bagi yang hadir.
Belum cukup semua yang spesial pada hari acara dilangsungkan, Soundrenaline pun mengajak para peminat kreatif untuk mengikuti Go Ahead Challenge (GAC), sebuah kompetisi kreatif di mana para pelaku dan peminat musik, visual art, fotografi, dan style bisa menyalurkan karyanya dan dapat mengikuti proses pembelajaran yang berbentuk Project dan Meet Ups.
Soundrenaline 2016 telah membuka penjualan tiket yang dibanderol hanya seharga Rp. 150.000 untuk 2 Day Pass. Untuk membelinya cukup mampir ke situs soundrenaline.co.id, di situs tersebut akan diumumkan pula penampil nasional maupun internasional tambahan yang akan hadir untuk memeriahkan festival.
Di Kutip Dari (http://www.rollingstone.co.id)

Saturday, 13 February 2016

Album Baru Dream Theater Selesai Pada 2016


Dream Theater. Facebook/Dream Theater
Pada awal 2014 lalu, John Petrucci, gitaris Dream Theater mengungkapkan rencana pembuatan album studio ke-13 milik grup rock progresif asal Amerika Serikat tersebut. Ia sempat menyatakan bahwa proses pembuatan album sudah berlangsung sejak Februari tahun ini. Namun, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut mengenai album tersebut.
Hingga pada beberapa waktu lalu, Petrucci dan James Le Brie (vokalis Dream Theater) diwawancarai oleh ARTE di sela-sela  perhelatan Wacken Open Air Festival yang berlangsung di Jerman. “Kami sudah masuk studio sejak Januari lalu. Akan tetapi jadwal tur rupanya cukup menyita waktu kami di studio sehingga kami juga mengerjakan sebagian materi album ini selama di perjalanan,” ujar Petrucci dilansir Blabbermouth.
“Bahkan kami sangat sibuk mengerjakan beberapa lagu saat berada di kamar hotel. Namun, semuanya berjalan lancar. Kemungkinan album ini akan keluar tahun depan (2016),” lanjut Petrucci.
Seperti dilansir situs resmi Dream Theater,  mereka memang disibukkan dengan jadwal  manggung di beberapa kota di Eropa hingga beberapa bulan ke depan. Band beranggotakan John Petrucci (gitar), James LeBrie (vokal), John Myung (bass), Jordan Rudes (keyboard) dan Mike Mangini (drum) ini telah terbentuk sejak 1985 silam, itu berarti tahun ini menjadi 30 tahun kebersamaan mereka bernaung di bawah Dream Theater.

Menanggapi hal tersebut Petrucci dan LaBrie mengakui kebersamaan mereka di dalam Dream Theater merupakan perjalanan yang  panjang dan mengesankan.
“Menakjubkan. Tidak banyak band yang dapat mempertahankan kebersamaanya selama itu. Namun, kami merasa belum memiliki sebuah hal yang patut disebut ‘terbaik’. Oleh karena itu kami masih harus membuat sesuatu yang istimewa,” ujar Petrucci. 
“Saya dan John (Myung) telah bermain bersama selama 12 hingga 13 tahun lamanya, dan sampai saat ini saya masih berada di satu panggung yang sama dengannya, melihat ia bermain bass di seberang panggung dan itu sangat menakjubkan,” lanjut Petrucci.
Sementara LaBrie mengaku bersyukur dengan 30 tahun kebersamaan Dream Theater. “Fakta bahwa kami masih berada di dalam satu band dan terus berkembang dengan menciptakan musik sungguh luar biasa. Ditambah dengan melihat para pengemar kami ikut berkembang, rasanya itu merupakan suatu hal yang patut disyukuri,” ujar LaBrie.