Funky Kopral merupakan grup musik
Indonesia yang dibentuk pada tanggal
1 Desember 1998 masih dengan formasi
Anggara Mulia (vokalis),
Bondan Prakoso (bassist, vokalis),
Oncy (gitaris),
Kristo Perwira (gitaris),
Robby
(drummer). Namun ditengah kariernya, band ini sering mengalami
pergantian personil setiap 1 album. Hingga sekarang grup musik ini
beranggotakan
Hendry (vokalis),
Ilham (bassist),
Robby (drummer). Nama fans pada band ini adalah
Funkop.
1998 - 1999: Awal Karier
Funky Kopral memulai didirikan pada
1 Desember 1998. Pada saat itu masih dengan formasi
Anggara Mulia (vokalis),
Bondan Prakoso (bassist, vokalis),
Oncy (gitaris),
Kristo Perwira (gitaris),
Robby (drummer). Band ini juga dianggap sebagai Band
Gado-Gado dalam arti
Gado-Gado Tapi Jago.
Album pertama band ini berjudul
Funchopat yang dirilis pada tahun
1999 dibawah naungan
Universal Music Indonesia. Dan album ini berhasil terjual sekitar 100.000 kopi.
2000 - 2001: Funkadelic Rhythm And Distortion, Oncy Keluar
Album kedua band ini diberi nama
Funkadelic Rhythm And Distortion yang dirilis pada
November 2000 dan titik pergantian formasi dimulai. Pada album kedua hanya menyisakan 4 anggota yaitu
Anggara Mulia (vokalis),
Bondan Prakoso (bassist, vokalis),
Oncy (gitaris),
Robby (drummer). Pada album tersebut hits single andalannya adalah
Bagian Yang Hilang dan
Drop Dead Down. Album studio kedua band ini kembali diganjar oleh
Universal Music Indonesia. Meski menimbulkan kontroversi pada video klip
Bagian Yang Hilang, namun grup musik ini tetap sukses dengan angka penjualan 200.000 kopi.
1 tahun kemudian,
Oncy memutuskan untuk keluar dari band ini dikarenakan 2 tahun berikutnya dia menjadi gitaris band
Ungu.
2001 - 2004: Masuknya Iman, Misteri Cinta dan Pembubaran
Setelah
Oncy keluar, band ini kembali mengambil
Iman Taufik Rachman
yang mengisi gitar yang kosong. 1 tahun berikutnya, band ini masuk
kerekaman studio, namun kali ini mereka memilih untuk masuk di
Airo Records dimana album ketiga tersebut, band ini berkolaborasi dengan
Setiawan Djodi yang juga mengisi sebagai gitar pembantu.
Album ketiga band ini & album perdana
Setiawan Djodi telah dirilis dengan judul
Misteri Cinta pada tahun
2003 dibawah naungan
Airo Records.
Namun pada tahun
2004,
band ini memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia musik dikarenakan
keempat anggota tersebut fokus dengan side-projectnya masing-masing.
Sehingga pada tahun yang sama, band ini bubar.
2006 - 2007: Pembentukan kembali, Lembaran Baru, Angga dan Echank keluar
Pada tahun
2006,
band ini secara tiba-tiba melakukan pembentukan kembali setelah band
ini rehat selama 2 tahun. Namun pergantian formasi dimulai lagi
dikarenakan
Bondan Prakoso (bassist, backing vokalis) dan
Iman Taufik Rachman
(gitaris) harus keluar meninggalkan band ini dikarenakan mereka berdua
telah memiliki band barunya. Namun dengan keluarnya 2 anggota tersebut,
juga ada 2 anggota yang bersiap menggantikan posisi tersebut. Yaitu
Echank (gitaris) mengganti posisi
Iman Taufik Rachman dan
Ilham mengganti posisi
Bondan Prakoso.
Album keempat diberi nama
Lembaran Baru dirilis tahun
2006 dibawah naungan
Aquarius Musikindo.
Namun saat band ini akan meluncurkan album keempat ini,
Angga dan
Echank resmi mengundurkan diri dari band ini.
2008 - 2010: Pergantian personil, album Self-titled
Pada tahun
2008, band ini melakukan pencarian pengganti
Angga dan
Echank yang telah keluar pada tahun
2007.
Namun setelah melakukan proses audisi yang lama dan panjang, akhirnya
mereka mendapatkan 2 anggota baru yang bersiap menggantikan posisi kedua
mantan anggota tersebut. Yaitu
Hendry menggantikan posisi
Angga dan
Iqbal menggantikan posisi
Echank.
[1]
Album kelima band ini diberi nama yang sama dengan nama band ini pada awal tahun
2010 dibawah naungan
Nagaswara.
Salah satu singlenya berjudul
Soul Brother Number One memang didedikasikan untuk penyanyi funk
Amerika Serikat,
James Brown dimana setiap liriknya memberikan rasa duka cita atas meninggalnya
James Brown.
2011: Iqbal keluar, merilis hits single
Kali ini giliran
Iqbal
harus keluar dari band ini, karena dia mementingkan aktivitas diluar
band ini. Namun ditahun yang sama band ini meluncurkan single lagu
bernama
To All People diakhir tahun
2011.
Pada lagu tersebut, memiliki aliran yang sangat berbeda karena lagu ini
bertemakan kemanusiaan. Menurut sang drummer, Robby berkata bahwa lagu
tersebut dibawakan untuk orang-orang yang terkena gempa merapi di
Jogjakarta.
[2] [3] [4]
Album
Penghargaan
- AMI Awards 2001: Kategori Group Alternatif Terbaik
- AMI Awards 2003: Kategori Kolaborasi Rock Terbaik
- AMI Awards 2011: Kategori Lagu Alternative (hanya nominasi)
Anggota band
Anggota
- Hendry - vokal (2008-sekarang)
- Ilham - bass (2006-sekarang)
- Robby - drum (1998-2004, 2006-sekarang)
- DIO - Guitar (Sekarang)
|
Mantan Anggota
|